Kejadian Romantis Kemarin Pagi (Bukan Gombal, Hanya Spontanitas)

Setelah istriku selesai memakai hijab, yang tadinya saya asik berkicau ala seorang suami kepada istrinya, tiba-tiba saya terdiam sambil menatap wajahnya. Istriku bengong liat sikap saya. Dan mulailah satu percakapan romantis tersebut…

Istriku :
“Kamu kenapa ‘Yah? Ngeliatin aku kaya gitu??”

Saya diam sejenak kira-kira 5 detik, sambil terus memandang wajah istri saya dan melemparkan senyuman semanis mungkin yang saya punya (mungkin bisa strike 3x). Dan lagi-lagi saya memberikan senyuman termanis, terbaik, tertulus, dan terenyah untuk titipan Ar Rahim itu kepada saya.

Istriku :
“Ayah kenapa sih??”

Akhirnya spontan saya jawab :
“Aku lagi nyari pahala bun di wajah kamu…”
Kalimat itu begitu saja keluar, dan saya pun menyadari bahwa itu adalah kalimat yang paling romantis yang pernah saya keluarkan untuk istri saya.

Doi tersipu malu… :
“Emang kamu aja yang bisa dapet pahala..?? Aku juga bisa.. Huuuww… 😀 “
Ikut-ikutan melongo melihat wajah saya yang alhamdulillah pas-pasan.. 😀

“Sesungguhnya, apabila seorang suami memandang istrinya (dengan kasih dan sayang) dan isterinya juga memandang suaminya (dengan kasih dan sayang), maka Alloh akan memandang keduanya dengan pandangan kasih & sayang. Dan apabila seorang suami memegangi jemari isterinya (dengan kasih dan sayang) maka berjatuhanlah dosa-dosa dari segala jemari keduanya”
[HR. Abu Sa’id]


Perhatian :
Scene ini untuk pasangan yang sudah halal. Kalo belom halal, silahkan request sertifikat halal dari Departemen Agama berupa buku nikah (yg semoga Lifetime Guaranties) di KUA terdekat. Semoga Alloh Subhanahu Wata’ala memandang kita, dengan pandangan kasih & sayang-Nya.. 🙂


Pos Pengumben Jakarta,

06 Desember 2012 – 07:00 AM
Advertisements